Delapan Tim akan Bertarung di Playoffs Stage VALORANT Champions 2022

Game  
sumber: twitter/@ValorantEsports
sumber: twitter/@ValorantEsports

IBUGAME -- Saat ini, turnamen dunia VALORANT Champions 2022 sudah mengakhiri group stage, dan kini melanjutkan pertarungannya menuju playoffs stage. Dengan ini, sudah ada delapan tim yang bakal memperebutkan titel juara di turnamen puncak VALORANT tersebut.

Tim-tim yang berhasil lolos yaitu DRX, FunPlus Phoenix, Leviatan, LOUD, OpTic Gaming, Team Liquid, XSET, dan Fnatic.

Seperti biasa, playoffs stage VALORANT Champions 2022 akan menerapkan sistem double bracket elimination, dimana semua tim di atas terlebih dahulu mengawali pertandingan di upper bracket. Jika salah satu diantara mereka takluk, maka akan turun ke lower bracket.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Melihat nama-nama tim yang berhasil lolos dari babak grup, jelas sangat bervariasi. Dengan kata lain, tidak diduga ada nama tim yang tidak dibayangkan akan lolos menuju babak kali ini.

Tim-tim yang dicap sebagai pendatang baru di VALORANT Champions 2022 saat ini, akan bertarung dengan beberapa tim lain yang sering tampil di turnamen tersebut, maupun turnamen lainnya seperti VCT Masters 1 dan 2.

Playoffs stage VALORANT Champions 2022 kali ini akan dibuka dengan pertarungan antara Leviatan yang akan menjamu LOUD. Pertemuan kedua tim ini merupakan duel klasik dari wilayah Amerika Selatan, dimana Leviatan merupakan wakil tunggal Amerika Latin dan LOUD sebagai runner up VCT Masters Stage 1 sekaligus perwakilan satu-satunya Brasil.

Peta pertarungan dari laga kedua tim ini, jelas diatas kertas bakal diunggulkan oleh LOUD. Sebab, tim ini bukan hanya didukung oleh skuad yang berpengalaman di kompetitif VALORANT seperti Gustavo "Sacy" Rossi dkk., namun juga sukses mendominasi pertarungan di VCT Masters Stage 1 lalu.

Namun, Keikutsertaannya di VCT Masters Stage 2 di Copenhagen beberapa waktu lalu, menunjukkan kekuatan dari LOUD menyurut. Tidak disangka, tim tersebut satu grup dengan OpTic Gaming yang notabene adalah kampiun VCT Masters Stage 1.

Tentu dengan ini, LOUD tidak berdaya menghadapi pertarungan di babak grup, yang pada akhirnya wakil Brasil tersebut gagal lolos ke babak berikutnya. Maka dari itu, Leviatan jelas memanfaatkan momen tersebut sebagai kartu as bagi mereka untuk bisa mengalahkan LOUD.

Ditambah lagi, Leviatan memulai perjalanannya di VALORANT Champions 2022 kali ini, dengan hasil yang sangat bagus. Terbukti, tim asal Amerika Latin ini mendominasi dengan memuncaki grup A.

Semantara laga DRX kontra FunPlus Phoenix kemungkinan sudah bisa ditebak siapa yang akan lolos. Bagaimana tidak, track record dari DRX sepanjang tahun 2022 ini, selalu berakhir cepat.

Melihat pertarungannya di VCT Masters Stage 1, DRX sukses lolos pada turnamen tersebut dengan memuncaki grup A. Namun pada babak playoffs, DRX hanya melakoni tiga laga saja, yaitu menghadapi Paper Rex, OpTic Gaming, dan Zeta Division di lower bracket. Hasilnya, DRX gugur dimana raksasa Korea Selatan itu tumbang oleh Zeta Division dengan skor 1-2.

Hal itupun dirasakannya di VCT Masters Stage 2 lalu. Sukses sebagai pemuncak grup dan lolos menuju playoffs stage, DRX pun tumbang di babak tersebut dengan hanya bermain tiga laga saja. Yaitu saat menghadapi Leviatan, OpTic Gaming, dan FunPlus Phoenix di lower bracket. Hasilnya pun sudah bisa ditebak, dimana DRX hengkang dari VCT Masters Stage 2 lalu, usai takluk oleh FPX 2-0.

Tentu, DRX harus mengubah catatan buruknya di tahun ini saat menghadapi FPX nanti malam. Sebab tim ini menghadapi salah satu perwakilan EMEA sekaligus kampiun VCT Masters Stage 2. Jelas pada laga nanti malam, FPX tidak akan mengendorkan permainannya pada turnamen puncak tersebut. Dengan kata lain, menghadapi FPX merupakan peluang DRX, apakah sukses mengubah catatan buruknya di atas atau akan bertambah untuk ketiga kalinya.

Hal serupa bisa saja tercerminkan oleh Team Liquid saat menghadapi OpTic Gaming, dimana raksasa Amerika Utara ini merupakan kampiun VCT Masters Stage 1. Track record dari Team Liquid pada tahun ini masih melempem, terutama pada VCT Masters Stage 1 lalu.

Team Liquid berhasil lolos ke turnamen tersebut, datang untuk menggantikan FunPlus Phoenix dimana tim ini absen dikarenakan dua pemainnya merasakan imbas dari konflik Rusia-Ukraina, sekaligus keduanya merupakan warga negara dari masing-masing negara yang berkonflik.

Kembali lagi ke peta pertarungan Team Liquid dan OpTic Gaming, Team Liquid kemungkinan langkahnya bakal terhenti dengan cepat, sama halnya dengan DRX. Namun ScreaM dkk. memiliki kartu as tersendiri dimana kampiun VCT Masters Stage 1 itu bisa dikalahkan.

Melihat pertarungan OpTic Gaming pada turnamen sebelumnya, raksasa Amerika Utara ini memiliki catatan yang kurang bagus di VCT Masters Stage 2. Pada turnamen tersebut, OpTic Gaming takluk oleh FUnPlus Phoenix dengan skor 3-1.

Artinya, OpTic Gaming bisa saja dikalahkan kembali untuk kedua kalinya pada turnamen ini apabila Team Liquid mampu memaksimalkan permainannya saat menghadapi wakil Amerika Utara itu. Sekaligus ini juga membuktikan apakah Team Liquid berpotensi gugur lebih cepat seperti DRX atau tidak di babak playoffs VALORANT Champions 2022.

Sebaliknya, peta pertarungan XSET menjamu Fnatic pada turnamen puncak kali ini juga sudah bisa ditebak. Fnatic kemungkinan bakal menemui kesulitan pada turnamen VALORANT Champions 2022.

Melihat catatannya di dua turnamen sebelumnya, Fnatic menunjukkan performa buruk di VCT Masters Stage 1 dimana ia berada di dasar klasemen grup A, tanpa mendapat kemenangan satupun.

Namun di VCT Masters Stage 2, Fnatic mulai menunjukkan peningkatan performa dimana tim ini mulai menemukan permainan terbaiknya dengan mendatangkan dua pemain baru, yaitu Enzo dan Alfajer. Tetapi, skuad terbaru Fnatic belum bisa bersaing lebih jauh dimana ia takluk oleh rekan satu wilayahnya sendiri, yaitu FPX, dengan skor 2-1.

Tentu dengan peluangnya sejauh itu, tergantung dari semua pemain Fnatic itu sendiri saat menghadapi XSET, yang merupakan pendatang baru tahun ini, sekaligus memiliki performa bagus di babak grup VALORANT Champions 2022. Apakah Fnatic mampu mengalahkan XSET yang mendominasi grup C, atau bernasib sama dengan Team Liquid.

Sebagai penutup, dengan melihat peta pertarungan di atas kemungkinan bakal ada tiga tim yang mendominasi VALORANT Champions 2022 kali ini. Yang jelas bakal ada dua tim yang kemungkinan besar akan bertemu di final, yaitu FunPlus Phoenix dan OpTic Gaming. Sementara satu sisanya bakal menjadi tim kuda hitam. Mungkin saja tim kuda hitam yang dimaksud adalah Leviatan, XSET, atau Fnatic.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Mau cari apa Follow aja dulu

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image